Loading...

Thursday 18th August 2016

Hi Guys and Girls,

Wah udah lumayan lama neh saya ngga bikin review....abisnya belum ada yang cukup menarik untuk direview.

Tapi sejak AK keluarin firmware baru yang bisa bikin AK 3xx (AK300, AK320, AK380, AK380 Copper) support OTG USB Output, ini jadinya sangat menarik buat saya.

Sebagai salah satu fans Mojo, selama ini saya memberikan info bahwa iPhone + Mojo (via USB inputnya) selalu akan jauh lebih bagus dibanding AK380 sekalipun (via Optical inputnya) terutama untuk DSD Playback (in term of musicality, better transparency, better instrument separation). Tapi kali ini akhirnya AK3xx support OTG USB Output dan karena saya penasaran banget akan lebih bagus yang mana antara AK3xx vs iPhone untuk playback via Mojo, makanya malem ini niat banget critical listening dan compare mana yang lebih baik.

Sengaja saya pilihnya AK300, sebagai entry level untuk AK3xx (12,500,000 IDR latest SRP) karena klo yang paling murah aja udah bagus harusnya AK320 dan AK380 minimal ngga akan lebih jelek dibanding AK300.

Jadi hari ini akan saya bandingkan output Optical AK300 vs output USB AK300 vs output USB iPhone untuk ke Chord Mojo...

Perangkat yang saya pakai 

- Iriver AK300 (latest firmware 1.04CN)
- Chord Mojo
- Iphone 6s + Onkyo HF Player
- Generic micro USB to micro USB (beli di toko handphone, 50rban aja - sengaja pake kabel standar supaya ngga bias)
- Apple CCK + kabel USB to micro USB bawaan Mojo (ini kualitasnya kurang lebih setara dengan micro USB to micro USB generic yang saya pake untuk konek AK300 ke Mojo)
- Optical cable generic bawaan Chord Hugo (support 24/192Khz output)
- Fitear MH334 + Fitear 006 Cable (dual mono mod ke Mojo)
- Shure KSE1500 (ini iseng-iseng, perbandingannya dengan Mojo + MH334 ada di bagian paling bawah)

Lagu yang saya pakai :
- Norah Jones - Be Here To Love Me - Feels Like Home Album (FLAC 24/192Khz HDTracks)
- Norah Jones - Come Away With Me - Come Away With Me Album (DSD64 HDTracks)

 

 

Let's Start :

FLAC 24/192 KHz :

Pertama saya pake AK300 ke Mojo via Optical Cable dulu dengan lagu "Be Here To Love Me". Di Mojo dibaca 192Khz juga (warna biru)....Suara yang dihasilkan termasuk bersih dengan micro detail yang sangat baik, suara Norah Jones dapat direproduksi dengan bobot yang sangat baik dan perpisahan instrument (terutama di bagian tengah lagu di mana ada solo gitarnya) dapat ditampilkan sangat natural. Buat saya ini jauh banget bedanya dengan direct dari AK300 langsung, di mana di AK300 direct suaranya masih terkesan "dull" dan "lengket". Di AK300 + Mojo, semua instrument, layering dan texture vocalnya jadi lebih open dan kesan suaranya jadi jauh lebih "high end".

Penasaran, saya cobain ganti dengan koneksi USB dari AK300 ke Mojo. Woow.....bedanya signifikan banget klo buat saya. Suaranya jadi lebih bersih dan vocal Norah Jones jadi jauh lebih open lagi (seolah di koneksi opticalnya ada semacam tirai tipis yang menutupi penyanyinya, di koneksi USB tirainya hilang). Soundstage lebih lebar dengan black background lebih bersih...dan yang luar biasa adanya peningkatan di separasi antar instrument yang jauh lebih baik (ini kerasa banget di bagian tengah lagunya di mana ada bagian solo gitar dan ada suara back vocal penyanyi cowok, di mana suara gitar dan suara harmonikanya jadi lebih "lepas" dan kesan suara back vocalnya jadi tidak "lengket" tapi bisa dirasakan dimensinya).

Jadi super penasaran, saya cobain lagu yang sama ini di Iphone 6s ke Mojo (via Apple CCK + original USB cable Mojo). Kesan pertama yang saya dapatkan suaranya jadi less open dibanding AK300 ke Mojo via USB. Soundstagenya lebih sempit dan separasi antar instrumentnya jadi lebih "dull". Di bagian tengah lagunya setiap instrument jadi lebih "lengket" dan suara back vocal penyanyi cowoknya jadi berkesan kurang "hidup". Tapi dibandingkan optical output AK300, saya rasa di USB output Iphone 6s suaranya lebih baik dari USB output Iphone 6s. Soundstagenya di USB Iphone 6s lebih lebar, dan separasi antar instrumentnya lebih baik dibanding Optical outputnya AK300.

Jadi kesimpulannya buat saya, berikut peringkatnya :

  1. AK300 to Mojo via USB Output
  2. Iphone 6s to Mojo via USB Output
  3. AK300 to Mojo via Optical Output

[UPDATE]

DSD64 :

Karena tadi malem udah lumayan ngantuk, jadi pagi ini baru saya lanjutin lagi untuk bandingin suaranya AK300 vs iPhone 6s (via USB) pada saat playback DSD.

Saya cobain di lagu "Come Away With Me (DSD64 HDTracks)", pertama saya cobain dari Iphone + Onkyo HF Player ke Chord Mojo.....Wah rekaman DSD punya micro detail yang lebih baik dari FLAC 24/192Khz (di telinga saya). Suara kecapan lidah penyanyinya jadi berkesan lebih open dan suara brass di lagunya juga berkesan lebih hidup dibanding FLAC 24/192Khz.

Penasaran, saya cobain di AK300 ke Mojo via USB Outputnya....lagu yang saya pake masih sama "Come Away With Me (DSD64 HDTracks)". Peningkatannya sangat terasa buat saya....suaranya jadi lebih open lagi, micro detail juga meningkat dan yang paling kerasa ada di soundstagenya yang lebih lebar. Posisi penyanyinya jadi lebih mundur dibanding dari Iphone yang forward dan kesan panggungnya jadi lebih natural karena posisinya lebih mundur dengan lebar yang lebih baik.

Kalo sudah pake Iphone 6s ke Mojo, kira-kira peningkatan suaranya klo ke AK300 via USB outputnya gede ngga? Trus worth ngga untuk ganti AK300?
Buat saya pribadi, untuk peningkatan suara yang dihasilkan dari AK300 (seharga 12,500,000 IDR) dari Iphone 6s untuk ke Mojo tidak "semahal" 12.5jt pastinya. Memang ada peningkatan, tapi bukan peningkatan yang layak dihargai di 12.5jt (terutama untuk pemakai Mojo dan pengen beli AK300 hanya untuk dipake di output USBnya AK300 aja).

Beberapa pertimbangan lain yang harus dipertimbangkan :

  1. Iphone punya Apple Music yang sangat praktis untuk download lagu (bayar 69rb/bulan bisa download lagu apa aja sepuasnya - murah banget) dan kemudahan untuk instalasi berbagai streaming music (Spotify misalnya).
  2. AK300 sebagai dedicated DAP punya build quality yang sangat baik, tapi untuk dibawa sehari-hari lumayan "tebal" dan berat (klo dimasukin ke kantong juga lumayan "nongol").
  3. Apabila playback utama dari Mojo, output USB dari Iphone 6s sudah sangat baik dan sangat bisa diandalkan. 
  4. AK300 worth abis apabila pengen punya dedicated DAP keren dengan build quality top notch dan resale value super kuat ala AK, dan adanya USB OTG Output ini akan menjadikan AK300 sebagai DAP yang sangat fleksibel (bisa optical output dan USB Output, terutama untuk pemakai Mojo).

 

Kalo Fitear MH334 + Mojo + Fitear 006 Cable Dual Mono Mod vs Shure KSE1500 (total abisnya ngga jauh beda btw) enakan mana sih suaranya ?
Shure KSE1500 buat saya pribadi adalah satu-satunya IEM di pasaran yang bisa bener-bener menampilkan kesan suara dengan level yang sama dengan electrostatic headphones high end sekelas Stax 007 system. Kelebihan utama electrostatic system adalah kemampuannya untuk menyajikan micro detail yang sangat akurat tanpa adanya kesan "nyemprot" sama sekali. Soundstagenya sudah bisa dibilang di "luar kepala" dan sekelas dengan headphone full size high end lainnya.

Tapi KSE1500 punya kekurangan juga dibanding combo MH334 + Mojo :

  1. Buat lagu vocal audiophile, cara MH334 menampilkan vocal yang super buttery sweet dan punya mid yang "basah tanpa berkesan dull" tidak bisa ditemukan di CIEM lainnya - ditambah Mojo, bikin texture vocalnya jauh lebih open dan natural.
  2. Buat lagu-lagu mainstream, MH334 + Mojo jauh lebih fun dan lebih "toe tapping" dibanding KSE1500.
  3. Buat lagu live, orchestra, classic - cara KSE1500 menampilkan nuansa live dan grand (terutama di big orchestra songs kyk philharmonic orchestra misalnya), ngga bisa ditemukan di IEM lainnya di pasaran.

Jadi sebenernya KSE1500 punya kelebihan sendiri yang tidak ditemukan di MH334 (dan sebaliknya)....tapi klo disuruh pilih salah satu sebagai first primary choice, saya pasti pilih MH334 + Mojo karena :

  1. Suaranya lebih fun, dan masuk untuk banyak jenis lagu mainstream
  2. Banyak tweaking yang bisa dilakukan (kabel Fitear yang jenisnya banyak banget, belum lagi Dual Mono Mod)
  3. Ngga boring, karena klo bosen bisa main tweaking....klo KSE1500 yah sekali punya juga ngga bisa diapa-apain.
  4. Kalo bosen buat drive IEM, Mojo bisa dipake buat drive headphone apapun di pasaran dengan baik.

Note : review ini saya buat berdasarkan telinga saya pribadi, setiap orang punya preferensi suara yang berbeda-beda...maka akan selalu lebih baik untuk dicobain sendiri sebelum memutuskan sebuah pembelian.

 

Thanks

Alvon


Jaben Crew:

JABEN.NETWORK